Masuk

Ingat Saya

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM YANG MENDALAM UNTUK INDONESIA

Seluruh dunia telah mengakui bahwa negara kita, Indonesia merupakan negara berpenduduk muslim terbesar, tetapi Indonesia bukanlah negara Islam, negara yang menerapkan syariat Islam.

Mengapa negara Indonesia bukan negara Islam sedangkan mayoritas penduduknya muslim? Itulah Keunikan dan keistimewaan Indonesia. Negara Indonesia adalah negara toleran, negara pluralis dan negara yang damai karena di Indonesia terdapat bermacam-macam agama, bermacam-macam suku dan bermacam-macam bahasa dapat hidup berdampingan dengan rukun dan damai.

Tetapi dewasa saat ini, Indonesia mulai diserang dan digerogoti budaya-budaya ala barat maupun ala timur. Mereka yang mengikuti budaya barat dapat dideteksi oleh kita sebagai pendidik yaitu dengan melihat pola hidup masyarakat (Pelajar/siswa) yang hedonis-konsumtif. Saat ini para pelajar biasanya setelah pulang sekolah mereka berbondong-bondong bersama kelompok/teman bergaul mereka pergi ke tempat perbelanjaan dengan tujuan berkumpul canda-ria dengan teman mereka dan membeli sesuatu yang dirasa itu semua diluar kebutuhan/keperluan mereka sebagai insan pembelajar. Sedangkan mereka yang mengikuti budaya ala timur mereka lebih condong ke pemahaman agama yang fanatik dan cenderung kaku.

Menurut Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menegaskan bahwa tujuan pendidikan nasional adalah untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Rumusan tujuan tersebut menyiratkan pengembangan potensi pesrta didik dalam bidang spiritual menjadi tujuan utama

Saat ini sudah saat nya pemerintah memperhatikan pendidikan agama Islam yang ada di lembaga-lembaga pendidikan baik negeri maupun swasta. Pemerintah sudah saatnya menambah jam mata pelajaran pendidikan agama Islam saat ini karena porsi yang ada saat ini dirasa masih sangat kurang dan jauh dari harapan ideal.

Mengapa jam Pendidikan Agama islam perlu ditambah? karena nilai-nilai yang disampaikan dalam mata pelajaran PAI ini sesuai dengan nilai moral yang mengatur tatanan di masyarakat Indonesia. Dan juga nilai nilai dalam pendidikan agama Islam ini dapat menangkal-menanggulangi masyarakat Indonesia saat ini dari krisis moral dan krisis integritas yang sudah mengakar di barisan pemuda dewasa saat ini.

Ada sebuah kalimat sindiran untuk pemerintah Indonesia saat ini yaitu “Guru dibayar murah untuk memperbaiki moral sedangkan artis dibayar mahal untuk merusak moral”. Itulah realitasnya saat ini yang ada di negara kita. Pemerintah punya andil besar untuk mengeluarkan dan menetapkan Perda tentang Pendidikan Agama Islam menjadi Prioritas utama dalam seluruh tingkatan jenjang pendidikan. Untuk apa saat ini Intelektual dibangun dengan menggusur nilai-nilai karakter dan moral pembelajar.

Disisi lain, Yang juga punya andil besar dan vital yaitu untuk tugas guru/dosen bagaimana saat ini mereka membuat pembelajaran (guna transformasi) pengetahuan dan nilai-nilai menjadi menarik dan bervariasi metode penyampaiannya agar tidak dirasa stagnan sehingga apa yang disampaikan dapat diserap dengan baik dan nantinya akan berimplikasi terhadap kepribadian seorang pembelajar baik disekolah, dirumah dan juga dimasyarakat luas.