Masuk

Ingat Saya

Refleksi Hari Pendidikan Nasional

Ini adalah isi sebuah surat,

merenungi sebuah makna

sepanjang samudera

Pendidikan,

berjalan,

Ini hanya,

Dan untukmu, kawan.

 

Untuk apa pendidikan,

Jika membuat mu
tidak mengingat Tuhan,

Untuk apa pendidikan,

Jika kau melupakan kewajiban,

Untuk apa pendidikan,

Jika sholat dan mengaji
kau tinggalkan,

Kau asyik dengan dan hanyut dalam

Kemajuan,

Kau digenggam erat,

Kau dikurung

Kau dibodohi,

Kau diperbudak,

Oleh kubangan-kubangan,

Transformasi zaman,

Untuk apa pendidikan,

Jika kau
menyia-nyiakan perjuangan orang tua,

Yang membiayaimu,

Kau hiraukan.
Kau bilang menuntut pengetahuan
di negeri orang,

Nyatanya,

Kau enak-enak an

Kau santai-santai an,

Hanyut dalam keheningan malam,
Jua,

Pendidikan mu untuk apa kawan,

Jika kau hilangkan kebijaksanaan,

Kebijaksanaan berpikir,
kebijaksanaan bertindak,

Kebijaksanaan waktu,

Sampai mati hatimu, tidak kau siram
oleh air keran kebijaksanaan

Apakah kau ingat pesan bapak ibu?
Dulu.
Mari siramilah lagi,
pesan-pesan itu,
Supaya hidup nurani mu,

Dirimu,

Dengan cinta, kebijaksanaan,
kerja keras

Social,

dan Teologi,

Kawan, Pendidikanmu untuk
dipertanggung jawabkan

Dimanfaatkan,

Untuk kemajuan,

Dirimu sendiri,

Pola pikirmu,

Orang tua,

Masyarakat desamu,

Calon suami,

Calon istri,

Terakhir,

Pemilik maha pendidikan,

Tuhan semesta alam.

CATATAN KAKI:

2 MEI 2017

SELAMAT HARI 
PENDIDIKAN NASIONAL,

MARI BERUBAH, MARI BIJAKSANA 
MEMANDANG ESENSI KEHIDUPAN.  

DARI SEORANG MAHASISWA